Cari

catatan harian trie

moment, story, and my cup of coffee

Kesabaran Revolusioner

“Perobahan dan perbaikan hidup

dan peri kehidupan rakyat

harus di ikuti

oleh rakyat itu sendiri.”

-Djohan Sjahroezah-

djohan sjahroezah

Iklan
Featured post

Di Dunia, Fana dan Semakin MENGGILA

Yang kaya semakin gila
Yang miskin mati tertiup angin
Apakah dunia hanya bagi raja ?
Mati pun dapat ia pungkiri ?

Angin kencang bertiup dari barat
Menghembus rakus yang ia hampiri

Featured post

Tak Ada Sesal

Mati dalam kesendirian akan lebih baik ketika kau menolak menyerah pada kemunafikan.

Dibalik Pintu Gerbang

Diam! Biar kutengok sejenak

Ah, bau darah!

Tajam sekali darah itu!

Hah! Demi tanah dan air?

Hmmm. . .

Kalau memang iya?

Begitu ikhlas dan tulus ternyata.

Rindu

Bu, Pak, Hidup ini begitu dalam menyeretku.

Gelap membuat sedikit cahaya hanya fatamorgana

Bu, semakin hari aku butuh senyuman tulusmu

Sebab itu adalah cahayaku

Cahaya yang mengantarku pada ketulusan menerima setiap duri disetiap langkahku

Pak, keteguhanmu akan sebuah harga diri adalah api kecil di hatiku

Namun aku kehilangan suluhnya

Rinduku adalah badai 

Badai yang meresahkan

Bu, Pak, aku . . . . .

Pedoman Kita 

1.  Tiap kita harus menjadi contoh bagi pergaulan hidup, baik dalam pekerjaan dan cara bekerjanya, pun dalam kelakuan dan sikap hidupnya sehari – hari.


2. Tiap kita harus mempergunakan setiap kemungkinan dengan jalan langsung atau tidak langsung memperkuat organisasinya atau memperbesar pengaruh organisasinya.


3. Tiap kita harus tunduk pada putusan dan disiplin organisasinya dan menjalankan setiap tugas yang ditetukan oleh organisasi. Didalam tugas, seorang anggota harus selalu menghubungkan rapat dengan organisasinya dengan mengemukakan kejadian – kejadian yang dianggap perlu kepada organisasi dan meminta pikiran – pikiran dan pertimbangan pertimbangan dari organisasi.


4. Didalam mewakili atau bertindak keluar atas nama organisasi ia harus mempunyai mandat dari organisasi.

5. Tiap anggota harus berusaha mempertinggi kecakapannya dengan jalan belajar, mengunjungi rapat – rapat, kursus – kursus, kauseri – kauseri, diskusi, mempelajari teori – teori perjuangan, dll, dan segala tugas ini ditujukan guna keperluan praktik.


6. Tiap anggota diharuskan membaca surat kabar, majalah, buku, opini dan riset penelitian. Tidak hanya yang se-ideologi saja, tetapi juga dari lawan politik (kontra perspektif).


7.  Tiap anggota harus berusaha mempunyai hubungan yang erat dengan massa, dan bekerja di-massa. Dan di dalam pekerjaan – pekerjaan tersebut ditentukan oleh teori.


8. A. Dalam bekerja jangan mencari musuh yang tidak perlu dengan bersikap dan bersifat sombong dan  mengadakan celaan – celaan yang tidak perlu.

B. Jangan mencela tiap agama.


9. Berperilaku bijaksana. Sebab pertama kali orang – orang akan tertarik kepada sifat dan perilaku orang yang menjadi propaganda, dan barulah kepada apa yang dikatakannya. Pandai-pandai membawa diri dengan berbicara dan diam pada waktunya. Jangan mencela agama, bangsa dan golongan dengan tiada beralasan. Jika perlu untuk mencapai cita – cita kita, dan jangan terlalu mengemukakan corak keorganisasian.


10.  Dalam bekerjabekerjalah positif kontruktif dengan tidak hanya mencela orang lain, partai atau organisasi melainkan berilah penerangan ,keterangan dan bukti .Kalau orang berlainan paham dan pendirian jangan lantas disalahkan,  akan tetapi cari persoalan jawaban keterangan, dan penerangan. Dalam persoalan jangan mencari menang, tetapi usahakanlah orang lain diyakinkan atas keyakinan gagasan kita.


11. Didalam segala halutamakan isian pengertian dari pada lagak .Sesuaikanlah perkataan dan perbuatan. Ketahuilah bahwa sikap dan sifat revolusioner tidak terletak pada suara atau kuatnya mencari dan mencela tetapi atas caranya mengupas soal-soal yang berkenaan dengan perjuangan dan menempatkan sesuatu hal dalam hubungan yang sebenarnya dan bertindak konsekuen ,sekalipun seolah-olah bertentangan dengan pendapat umum atas dasar tujuan tadi. 


12. Didalam segala pekerjaan jangan bekerja dengan buta-tuli seperti mesin, akan tetapi perhatikanlah segala soal, tempat dan waktu.Didalam segala pekerjaan, cari keterangan yang sebanyak-banyak nya tentang soal yang dikerjakan  dan atas dasar itu cari jalan yang sebaik-baiknya untuk mengartikannya serta merubah keadaan menurut cita cita kita.

Kampus Kopi  x Kopi Delapan Lima Belas

Ngagelendeng

Hay . . .
Lama tak jumpa ya. Akhir-akhir ini banyak sekali hal yang menumpuk dalam pikiran.

Terakhir adalah ruang publik tepatnya fasilitas umum untuk kegiatan sosial, ekonomi dan lingkungan. Ya, tidak habis pikir ternyata pelaksana pemerintahan kita terlalu asik bermain dengan para pegusaha penyedia jasa pembangunan untuk menjadi sebuah proyek asal jadi. loh kok bisa ya??

Ya, bayangkan saja di daerah / kota sekecil cirebon untuk pembangunan infrastruktur anggarannya dari negara sebesar 96 Miliyar, Miliyar loh. Tapi dalam realitanya kualitas pembangunannya udah cepet rusak. ngga habis pikir ternyata pemimpin kita masih memikirkan kepentingan pribadi atau orang terdekatnya saja.

Tahu ngga sih, dampak dari pembangunan yang abal-abal itu banyak banget, bahkan bisa ngilangin jiwa seseorang bukan hanya harta. Sebagai masyarakat yang punya hak dan kewajiban dalam berpartisipasi dalam pembangunan bangsa ini menjadi lebih baik tolong dong di urus dengan bener kalo kontraktor emang curang, atau para pengawas pemerintahan, ayo dong! diperiksa eksekutifnya biar jelas ada kecurangan atau ngga, jangan diem ajah dan kita malah mikir semua bagian pemerintahan ga ada yang bersih.

Dan yang ga kalah penting laksanain pembangunan dengan perencanaan yang baik dan benar juga dalam pelaksanaannya biar masyarakat merasakan dampak pembangunan yang baik dan bisa sejahtera.

Kita bernegara bukan untuk terus-terusan dibodohi, bukan pula untuk diperas bahkan ditindas, tapi kami ingin keadilan biar hidup makmur dan sejahtera.

Purnamaku

Hai. . . Apa kabar kau purnama?

Aku tau, ada rindu disana

Tak apa kabut tipis itu menghalangi

Biar angin yang buatnya bertepi
Hai. . . Jangan sedih pernama

Malam adalah milikmu sudah

Biarlah yang mengatur itu alam ini

Hingga jumpa sang matahari

Kabut, mendung dan awan mungkin mengganggu

Tak apa! Sesekali, lautan mengharu

Putaran demi putaran akan melatih

Bahwa hidup bukan untuk merintih

Sampai jumpa purnama

Sampai jumpa disana

Mencari Siliwangi

Ngahyang! Terbang!

Silih asah, silih asih, silih asuh
Dengan wajah yang lusuh
Pandangan  hidup kini tak tentu
Apa itu ?

Silih asah, silih asih, silih asuh
Serdadu manusia saling beradu
Tak tau siapa yang bercumbu
Siapa itu?

Silih asah, silih asih, silih asuh
Menjaga badan yang menjadi debu
Perjalanan darah yang menyatu
Dimana itu?

Siliwangi! Silih wawangi
Dunia kini mencari
Atau menunggu semua MATI

Lepas Saja

Sebuah hal yg menurut saya sangat lucu juga membuat marah. Apa yang salah dengan berhubungan dengan orang lain berteman, berkumpul, dan diskusi ?.

Aneh ketika rasa memiliki semakin tinggi hingga melepas akal sehat untuk bertindak apapun agar apa yang merasa dimiliki tidak diambil orang.

Saya ingin terlahir bebas bukan terikat untuk satu orang ataupun kelompok. Bukan pula dibatasi. 

Biarkan saya dengan ruang yang saya bangun tanpa campur tangan orang yang mengekang penuh curiga. 

SAYA MANUSIA MERDEKA

WordPress.com.

Atas ↑